PALUTA, JATANRAS-NEWS — Menerima laporan adanya dugaan BBM jenis Pertalite tercampur air, tim Unit Idik II Satuan Reskrim Polres Tapanuli Selatan (Tapsel) langsung turun ke lapangan melakukan pemeriksaan di SPBU Tano Ponggol, Desa Aek Suhat, Kecamatan Padang Bolak, Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta), Kamis (11/12/2025).
Tim dipimpin Kanit II Ekonomi Satreskrim Polres Tapsel Ipda Riqy Yusriadi, didampingi Kasubbag SDA Setdakab Paluta Netty Juana dan Kabid Perdagangan Dinas Perindag Paluta Afrul Fahru Rozi, bersama sejumlah personel gabungan dari instansi terkait.
Ditemukan Campuran Air di Nozzle Pertalite
Setibanya di lokasi, tim langsung melakukan pemeriksaan terhadap nozzle pompa 1 BBM jenis Pertalite untuk memastikan kebenaran informasi yang diterima.
Hasilnya, dugaan masyarakat terbukti benar.
“Setelah dikeluarkan dari dua nozzle Pertalite pada pompa 1, benar ditemukan bahwa BBM jenis Pertalite diduga bercampur air,” ujar Ipda Riqy Yusriadi, Kamis sore.
Temuan itu membuat tim segera melanjutkan pemeriksaan ke tangki pendam (penampungan) BBM Pertalite. Saat tutup tangki dibuka, ditemukan genangan air setinggi sekitar 10 sentimeter di sekitar pompa mesin tangki pendam.
“Tim juga langsung mengambil sampel air yang ditemukan menggenang di sekitar pompa mesin tangki sebanyak satu botol,” tambah Riqy.
Lokasi Diamankan, Polisi Pasang Garis Polisi
Setelah pengambilan sampel minyak Pertalite dari nozzle pompa 1 dan air dari sekitar tangki pendam, pihak kepolisian langsung memasang garis polisi (Police Line) untuk mengamankan area pemeriksaan.
“Untuk menjaga situasi status quo dan keamanan lokasi, dipasang garis polisi di sekitar pompa dan tangki,” tegas Ipda Riqy Yusriadi.
Penyebab Masih Diselidiki
Hingga kini, penyebab pasti tercampurnya Pertalite dengan air masih dalam proses penyelidikan. Polisi belum dapat memastikan apakah kejadian itu disebabkan kebocoran tangki pendam atau kelalaian saat pengiriman pasokan BBM.
Diketahui, suplai BBM Pertalite untuk SPBU tersebut berasal dari Depot Pertamina Kota Dumai.
“Kami masih mendalami apakah ada unsur kelalaian atau faktor teknis lain,” jelas Riqy.
Operasi Pompa 1 Dihentikan Sementara
Sementara itu, Kabid Perdagangan Dinas Perindag Paluta Afrul Fahru Rozi yang didampingi Kasubbag SDA Netty Juana menyampaikan bahwa SPBU Tano Ponggol masih beroperasi secara terbatas.
“Untuk pompa 1 BBM jenis Pertalite sudah dipasangi garis polisi dan sementara dihentikan operasinya karena masih dalam proses penyelidikan pihak kepolisian,” ujar Afrul.
Polres Tapsel Tegaskan Akan Tindaklanjuti Temuan
Pantauan di lokasi menunjukkan, tim Unit Idik II Satreskrim Polres Tapsel telah memasang Police Line pada pompa 1 dan tangki pendam Pertalite. Sampel bahan bakar dan air kini tengah diperiksa lebih lanjut untuk memastikan tingkat pencampuran dan sumber penyebabnya.
Pihak Polres Tapsel menegaskan akan menindaklanjuti hasil pemeriksaan laboratorium serta memastikan tidak ada masyarakat yang dirugikan akibat BBM bercampur air tersebut.
🗓️ Kamis, 11 Desember 2025
📍 SPBU Tano Ponggol, Desa Aek Suhat, Kecamatan Padang Bolak, Kabupaten Paluta
✍️ Reporter: Tim JATANRAS-NEWS














