Berita  

Pegiat Jurnalistik Desak Transparansi Anggaran Media DPRD Medan, Tegaskan Komitmen Awal dalam Rapat Perdana

Medan,Jatanras-News.com || Komunitas Pegiat Jurnalistik resmi menggelar rapat perdana pada Selasa (6/5/2025), menyusul pertemuan awal yang dilaksanakan Selasa sebelumnya, 29 April 2025. Bertempat di salah satu kafe di pusat Kota Medan, pertemuan tersebut dihadiri oleh sejumlah jurnalis dari berbagai media yang memiliki kepedulian terhadap marwah profesi kewartawanan dan transparansi anggaran publik.

Dalam rapat yang berlangsung hangat namun penuh semangat itu, dibahas dua agenda utama: pembentukan struktur kepengurusan dan penetapan arah serta tujuan gerakan Pegiat Jurnalistik ke depan.

Ketua Pegiat Jurnalistik, Yefita Zebua, S.P.W., menegaskan bahwa pembentukan komunitas ini dilatarbelakangi oleh keprihatinan terhadap praktik yang dinilai tidak transparan dalam pengelolaan anggaran kerjasama media oleh DPRD Kota Medan.

“Kami tidak ingin profesi jurnalis diperalat atau dimanfaatkan dalam skema anggaran yang tidak jelas. Kami menuntut keterbukaan, dan pihak-pihak yang terlibat dalam realisasi anggaran kerjasama media di DPRD Medan wajib mempertanggungjawabkan penggunaan dana publik tersebut,” ujar Yefita dengan tegas.

Menurutnya, anggaran kerjasama media merupakan dana publik yang harus dikelola secara transparan, akuntabel, dan proporsional. Ia menyebut bahwa selama ini informasi mengenai penyaluran dan mekanisme kerjasama tersebut cenderung tertutup, sehingga menimbulkan banyak pertanyaan di kalangan insan pers.

Sementara, Sekertaris Pegiat Jurnalistik, Irena Sinaga, SH., menambahkan bahwa penting bagi komunitas jurnalis untuk tidak hanya menjadi peliput, tapi juga menjadi pengawal kebijakan publik.

“Kita tidak anti pada kerjasama media. Tapi yang kita lawan adalah pengelolaan anggaran yang tidak transparan dan rawan disalahgunakan. Ini soal integritas dan hak publik untuk tahu,” kata Iren.

Dalam rapat tersebut juga disepakati bahwa Pegiat Jurnalistik akan segera menyusun langkah strategis, termasuk menyurati DPRD Medan secara resmi untuk meminta penjelasan rinci mengenai besaran, alokasi, serta pihak-pihak penerima kerjasama media tersebut.

Lebih lanjut, komunitas ini juga berencana mengadakan diskusi publik, serta membuka kanal aduan bagi jurnalis atau media yang merasa dirugikan atau tidak mendapat perlakuan adil terkait pembagian anggaran.

Rapat perdana ini menjadi langkah awal Pegiat Jurnalistik dalam mengokohkan perannya sebagai mitra kritis dalam dunia pers yang bersih, independen, dan berpihak pada kepentingan masyarakat luas.

Tampak hadir dalam rapat tersebut, para Pembina Pegiat Jurnalistik, Dofu Gaho, SH., dan Rafli Tanjung, Dewan Penasehat, Junaidi, Bendahara Pegiat Jurnalistik, Relikhius Harefa, Wakil Ketua Pegiat Jurnalistik, Gayus Hutabarat dan Askar Marlindo, Wakil Sekretaris Pegiat Jurnalistik, Fuat Helmi dan Arman Zebua, Wakil Bendahara Pegiat Jurnalistik, Yapintar Mendrofa, Humas Pegiat Jurnalistik, Dodi Rikardo Dembiring dan puluhan anggota lainnya.

(Iren)

Editor: Louis siahaan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page