Kebakaran Kantor Polsek Medan Helvetia Diduga Karena Arus Pendek Listrik “Tidak Ada Korban Jiwa 

Medan,Jatanras-News.com || Kapolrestabes Medan Kombes Pol Gidion Arif Setyawan mengungkap dugaan awal penyebab Kebakaran Polsek Medan Helvetia Minggu (9/3/2025) subuh.

Gidion mengatakan, yang terbakar ada dua ruangan yaitu ruangan Intel dan Provos.

“Hanya ruangan Intelkom dan provos aja yang terbakar tadi pagi,” kata Gidion.

Gidion juga mengatakan, tak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tersebut.

Para tahanan yang berada di Polsek Medan Helvetia juga aman.

“Tidak ada korban jiwa, tahanan aman dan berkas penting aman, pelayanan tidak terganggu,” katanya..

Penyebab Kebakaran, ia menuturkan, diduga karena arus pendek listrik. 

Sebelumnya kebakaran melanda Polsek Medan Helvetia di Jalan Matahari Raya, Kelurahan Helvetia Tengah, Kecamatan Medan Helvetia, Minggu Pagi (9/3/2025).

Pantauan Tribun Medan dari video yang beredar, kebakaran nyaris menghanguskan seisi kantor.

Api berkobar dari salah satu ruangan kantor lalu merembet ke ruangan lainnya.

Dalam beberapa rekaman video asap berwarna hitam melambung tinggi.

Terlihat petugas pemadam kebakaran sedang berusaha memadamkan si jago merah.

Kepala Regu pos 50 Helvetia Damkar Medan, Marulak Tinambunan mengatakan, mendapatkan informasi laporan adanya kebakaran sekitar pukul 04.20 WIB.

Api bisa dipadamkan sekitar pukul 04.50 WIB, setelah pemadam berjibaku memadamkan api mengerahkan tiga unit damkar.

Hingga saat ini, pihak pemadam kebakaran belum mengetahui penyebab kebakar kantor Polsek Medan Helvetia. 

“Kalau untuk penyebabnya pihak damkar belum tahu, kami hanya memadamkan saja,”kata Marulak Tinambunan
 
Ia pun mengatakan bangun ruangan yang terbakar adalah ruang Intelkom dan provos.

“Kita bagian pemadam kebakar aja bang jadi gak tahu barang-barang apa yang terbakar kita datang langsung madamkan api aja,”

Sementara itu bangunan yang terbakar semi permanen.

“Ada 2 ruangan yang habis terbakar,”ujarnya 

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun mengalami kerugian ditaksir mencapai puluhan juta rupiah. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page