Berita  

Gawat!!! Seorang Pria Bermarga Ginting Ancam Wartawan Gempur24, Insan Pers Minta Aparat Bertindak Tegas Lokasi Dadu & Mesin Tembak Ikan PKS Dusun lll Desa Ajibaho, Kecamatan biru Biru, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara.

Sibiru biru, JATANRAS-news.com || Dunia jurnalistik kembali diguncang insiden tak terpuji, seorang pria bermarga Ginting diduga melontarkan ancaman melalui WA terhadap wartawan Gempur24.com beserta keluarganya.

Peristiwa ini terjadi pada Jumat sore dan langsung mendapat perhatian serius dari kalangan pers di Sumatera Utara.

Menurut keterangan yang diperoleh redaksi, ancaman tersebut bermula ketika wartawan Gempur24 tengah menjalankan tugas peliputan terkait sebuah kasus yang tengah menjadi sorotan publik.

Namun, bukannya mendapat klarifikasi, sang wartawan justru diintimidasi dan diancam dengan kata-kata kasar oleh pria bermarga Ginting tersebut.

> “Dia rekam suara melalui WA dengan nada tinggi, mengatakan akan mencari saya dan keluarga saya. Ini jelas bentuk ancaman,” ungkap wartawan Gempur24 yang menjadi korban, kepada redaksi, Jumat malam.

Ancaman itu disebut disampaikan baik secara langsung maupun melalui pesan pribadi. Akibat kejadian tersebut, korban dan pihak redaksi segera melakukan koordinasi dengan aparat kepolisian untuk memastikan perlindungan hukum terhadap insan pers yang sedang menjalankan tugas jurnalistik.

Gawat polisi wilayah sektor Sibiru biru sebagai aparat penegak hukum sampai tak berkutik atas berita wartawan media Gempur 24.com

Kapolsek dan Personil Sibiru biru seolah takut untuk menggerebek dan menangkap pemain, pemilik tempat dan bandar judi Dadu Dan Pemilik Mesin Tembak Ikan

Lapak judi dadu tunggal dan mesin tembak ikan berada di Samping Pabrik PKS Dusun lll Desa Ajibaho, Kecamatan biru Biru, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara.

Lokasi judi beromset ratusan juta rupiah per hari itu sudah lama beroperasi, di bulan 10/2025 digerebek polisi hanya laporan ke Polresta Deli Serdang

Beredar kabar mulusnya operasional lapak judi itu karena dibekingi seseorang yang biasa disebut terduga anggota TNI AD


Keberadaan lokasi judi yang beroperasi 8jam (21.00 – 05.00 Pm) itu pun membuat kaum “nande-nande” (ibu-ibu) resah khawatir keberadaan lokasi judi itu akan berdampak luas.

Seperti meningkatnya pencurian sampai berkurang atau habisnya uang belanja dapur akibat dijudikan suaminya di lokasi tersebut


“Jelas resahlah pak. Cuma, kami heran kenapa lokasi judi itu bisa beroperasi dan tak pernah digerebek sampai sekarang,” kata seorang ibu-ibu yang minta namanya dirahasiakan melalui telepon WhatsApp, Kamis (11/12/2025) siang.

Ibu warga desa ajibaho ini menambahkan, kepala desa dan Karang Taruna sudah diduga menerima lokasi judi itu beserta Kapolsek Sibiru biru terkesan diam aja karena sudah Terima setoran dari Bandar

Hanya saja lokasi tersebut jangan ribut ribu rupiah kepada wartawan,Lsm dan ibu ibu agar lokasi tersebut tidak terjadi apa apa

Ibu ini mengungkapkan, bebasnya beroperasi lapak judi tersebut tidak terlepas dari peranan seseorang yang disebut-sebut anggota TNI AD.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page