Berita  

Subdenpom 1/2-1 Tanah Karo Kini Lebih Terbuka dengan Media

Tanah Karo — Selama ini, banyak wartawan, LSM, maupun organisasi masyarakat enggan berkunjung ke kantor Polisi Militer. Kantor tersebut kerap dianggap kaku, tidak bersahabat, bahkan terkesan angker. Hal serupa juga melekat pada Kantor Subdenpom 1/2-1 Tanah Karo yang selama ini dinilai tertutup dan sulit diakses, terutama untuk sekadar bertemu dengan komandannya.


Namun, kesan itu kini terpatahkan sejak satuan tersebut dipimpin oleh Kapten CPM Agus Setiawan, seorang putra Sunda yang fasih berlogat Batak. Di bawah kepemimpinannya, suasana di kantor Subdenpom menjadi lebih terbuka.

Hampir setiap hari, ia menerima tamu dari berbagai kalangan, termasuk media. Komandan yang satu ini tampak tidak “alergi” terhadap wartawan.


Dalam perbincangan hangat dengan penulis, Kapten Agus Setiawan menegaskan pentingnya menjalin kemitraan dengan insan pers.


“Mengapa kita mesti alergi dengan wartawan? Wartawan itu mitra kerja kita. Dari rekan-rekan media, kita bisa mendapatkan banyak informasi yang mungkin tidak diketahui anggota di lapangan. Kalau hanya mengandalkan personel, tentu jumlah kita terbatas. Wartawan adalah jendela dunia yang tahu banyak hal yang sedang terjadi,” ujarnya dengan ramah.


Lebih lanjut, Dansubdenpom mengajak semua pihak, termasuk media, LSM, dan organisasi masyarakat untuk bersinergi menjaga kondusivitas daerah.


“Saya senang kalau teman-teman mau berkunjung dan berbagi informasi. Tapi tentu informasi yang disampaikan harus benar, bukan hoaks. Mari kita sama-sama menjaga keamanan dan kenyamanan di Bumi Turang ini. Apalagi Tanah Karo Simalem dikenal sebagai daerah wisata di Sumatera Utara, jadi kenyamanan wisatawan juga harus kita perhatikan,” katanya.
Menutup perbincangan, Kapten Agus Setiawan menyampaikan pesan tegas terkait bahaya narkoba:


“Mari kita jaga anak-anak kita dari pengaruh narkoba. Kalau sudah jadi pecandu, hidupnya akan hancur. Semua penjagaan dimulai dari rumah, dari orang tua,” pesannya sembari mengakhiri wawancara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page