Berita  

Bapenda Sumut Gandeng Dir lantas Polda Sumut dan Jasa Raharja, Bus Pajak Keliling Hadir Permudah Masyarakat

SUMUT || Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) terus meningkatkan kesadaran masyarakat membayar pajak kendaraan bermotor.

“Operasi Sadar Pajak ini, kita menghadirkan layanan pembayaran pajak di lokasi pemeriksaan guna mempermudah masyarakat,” ucap Kepala Bapenda Provinsi Sumut Sutan Tolang Lubis di Medan, Jumat.

Operasi gabungan Sadar Pajak kendaraan bermotor ini, lanjut dia, melibatkan Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumut, Kantor Wilayah (Kanwil) Jasa Raharja Sumut, dan sejumlah pihak lainnya.

Sutan menjelaskan, operasi ini berlangsung selama Oktober 2026 bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat memenuhi kewajibannya, dan sekaligus mendorong tertib berlalu lintas.

Badan Keuangan dan Aset Daerah Provinsi Sumut per 22 September 2026, menyatakan, pendapatan daerah terealisasi sebesar Rp8,9 triliun atau sekitar 69,8 persen dari target Rp12,83 triliun tahun ini.

“Kita menyadarkan masyarakat untuk membayar pajak, karena ada masyarakat yang lupa membayar kewajibannya. Jadi kita ingatkan dengan baik-baik,” kata Sutan.

Pihaknya juga mengimbau masyarakat Sumut tidak menunda pembayaran pajak kendaraan bermotor karena operasi serupa digelar di 33 kabupaten/kota se-Sumatera Utara.

“Di tempat operasi sadar pajak ini ada bus keliling pajak agar memudahkan masyarakat, dan kita juga memberikan hadiah-hadiah bagi masyarakat yang telah membayar pajak,” ungkap Sutan.

Direktur Lalu Lintas Polda Sumut Kombes Pol Achmad Fauzi Dalimunthe turut mengimbau masyarakat Sumut taat dalam membayar pajak.

Ia mengingatkan, pajak dibayarkan oleh masyarakat Sumut memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan daerah, termasuk penyediaan infrastruktur dan fasilitas publik.

“Kepada masyarakat untuk membayar kewajiban pajak. Karena dari uang pajak itu, ada pembangunan jalan, jembatan, lampu lampu jalan, dan lain-lainnya. Dari kita untuk kita,” kata Fauzi.

Rini, pengguna Jalan Putri Hijau Medan mengaku terbantu atas operasi Sadar Pajak ini, karena proses pembayaran pajak melalui bus keliling lebih mudah, cepat, dan tidak menyulitkan.

“Maunya bus-bus seperti ini lebih banyak lagi, jadi kami mudah bayar pajak. Kalau di Samsatkan ada antrean banyak, kalau banyak bus-bus seperti ini. Saya yakin masyarakat banyak yang bayar pajak,” ungkap Rini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page