Pekan Baru,JATANRAS-news.com – Bertempat di Gedung Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR), Jalan Diponegoro, Kota Pekanbaru, Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Provinsi Riau melakukan audiensi sekaligus silaturahmi dengan pengurus LAMR, Jumat (16/1/2026).
Kunjungan tersebut bertujuan untuk meminta dukungan serta restu menjelang keberangkatan Tim Delegasi Budaya Melayu SPSI Provinsi Riau yang akan mengikuti Festival Melayu Day 2026 ke-11 di Yala, Thailand.
Dari pantauan awak media, rombongan SPSI Provinsi Riau yang dipimpin langsung oleh Ketua SPSI Riau Nursal Tanjung diterima oleh Ketua Umum DPH LAM Riau Datuk Seri H. Taufik Ikram Jamil, Sekretaris Datuk Jonnaidi Dasa, Bendahara Datuk M. Fadhil, Panglima Madya Tameng Adat LAM Riau Muhammad Khalid, serta sejumlah pengurus LAMR lainnya.
Dalam sambutannya, Datuk Seri H. Taufik Ikram Jamil menyampaikan bahwa LAMR mendukung penuh keberangkatan Tim Delegasi Budaya Melayu SPSI Riau ke ajang internasional tersebut.
“Kegiatan ini sangat positif dan patut kita dukung bersama. Selain mengangkat marwah kebudayaan Melayu, khususnya Provinsi Riau, juga menjadi ajang memperkenalkan budaya Melayu ke kancah internasional. Kami berharap tim delegasi dapat meraih prestasi dan mengharumkan nama Indonesia, khususnya Riau,” ujar Datuk Seri Taufik Ikram Jamil.
Sementara itu, Ketua SPSI Provinsi Riau Nursal Tanjung menjelaskan bahwa audiensi ini merupakan bentuk permohonan restu dan dukungan dari LAMR atas program keberangkatan delegasi budaya dan UMKM Melayu Riau.
“Kegiatan ini berkaitan dengan keberangkatan tim delegasi UMKM dan seni budaya Melayu Riau ke Yala, Thailand, dalam Festival Melayu Day 2026. Selain itu, kegiatan ini bertujuan menggali, mengembangkan, dan melestarikan budaya Melayu di negara serumpun Melayu di Asia Tenggara,” ungkap Nursal Tanjung.
Ia menambahkan, Festival Melayu Day 2026 sejalan dengan visi dan misi Pemerintah Provinsi Riau untuk menjadikan Riau sebagai pusat kebudayaan Melayu sekaligus pusat perekonomian Melayu.
“Dalam festival ini juga terdapat bazar UMKM. Hal ini sejalan dengan program pemerintah pusat dalam menggeliatkan perekonomian nasional, khususnya ekonomi keluarga. Ini juga sesuai dengan peran dan fungsi SPSI melalui konsep Bina Lindung Sejahtera, yakni membangun kesejahteraan pekerja dengan mensejahterakan keluarga pekerja melalui kegiatan kewirausahaan berbasis UMKM,” jelasnya.
Selain UMKM, delegasi SPSI Riau juga akan mengikuti pentas seni budaya Melayu, di antaranya lomba fashion show pakaian Melayu dan lomba menyanyi. Untuk kegiatan tersebut, SPSI Riau telah menyiapkan satu peserta fashion show dan tiga penyanyi, di luar empat peserta UMKM.
“Peserta yang kami kirim merupakan generasi muda. Ini bagian dari upaya melestarikan budaya Melayu di kalangan anak muda agar mereka sebagai calon pemimpin bangsa tetap menghargai adat dan budaya Melayu, sesuai dengan ungkapan ‘Takkan Hilang Melayu di Bumi’,” tutup Nursal Tanjung.
Koordinator Liputan: Erwinsyah (Abe)















